[Review] Step Up 3D : 2010

11.07 Posted In Edit This 2 Comments »

Tanpa mengalami jadwal penayangan yang terlalu 'basi' seperti Step Up 2: The Streets (2008), akhirnya Step Up 3D bisa juga dinikmati di bioskop-bioskop Indonesia. Sejak sekuel pertamanya, Step Up sudah menjadi franchise film dance yang paling ditunggu-tunggu. Salah satu cara untuk dapat menikmati film seperti Step Up 3D yaitu jangan terlalu banyak berpikir. Step Up 3D memang bukan jenis film yang memiliki materi piala Oscar dengan cerita yang berbobot ataupun kualitas akting papan atas. Lupakan segala tetek-bengek urusan cerita, karena Step Up 3D memang menghibur dari segi atraksi-atraksi tarian yang memukau. Bagi anda yang pada dasarnya memang menyukai dance, tentunya hal ini tidak jadi masalah.

Selepas dari masa-masa sekolah di Maryland School of the Arts (MSA), Moose (Adam G. Sevani) melanjutkan kembali hidupnya memasuki tahap kuliah dan mulai meninggalkan dunia tari. Moose ditemani oleh Camille (Alyson Stoner), teman masa kecilnya. Bagi yang pernah menonton Step Up (2006), tentu masih ingat dengan karakter Camille, yang dulunya seorang gadis cilik adik dari Tyler Gage (Channing Tatum) dan ternyata pandai menari. Nantinya, Moose akan bertemu dengan Luke (Rick Malambri) yang mengajaknya untuk mengunjungi The Vault. Tidak ketinggalan dengan Natalie (Sharni Vinson) yang menjadi love interest Luke. The Vault adalah sebuah tempat yang dijadikan ajang latihan sekaligus tempat tinggal para B-FAB yang tergabung dalam kru dance bernama Pirates. B-FAB sendiri berarti Born-From-A-Boombox, sebuah istilah yang mendefinisikan seseorang yang memang terlahir untuk menari, sementara yang lain belajar untuk bisa menari.

Kru tari yang beranggotakan para B-FAB dengan bakat dan kemampuan yang fantastis sudah terbentuk. Sebuah perlombaan yang dapat dijadikan ajang untuk membuktikan dan memamerkan segala kemampuan mereka juga telah disiapkan. Namun semua itu tak lengkap rasanya tanpa kehadiran saingan yang berat. Sebuah kru dengan nama Samurai siap untuk menghalangi Pirates dalam merebut gelar juara. Begitulah kiranya, sisa alurnya dapat ditebak dengan mudah tanpa bertele-tele.

Dari 3 karakter sentral Moose, Luke, dan Natalie, Moose yang ditemani oleh Camille tampil sebagai 'benang' yang menghubungkan dengan film-film sebelumnya, walau tidak melibatkan cerita secara langsung. Jadi, bagi yang tidak menonton film-film sebelumnya tak perlu khawatir akan bingung dengan jalan ceritanya. Toh, cerita disini hadir hanya cukup sebagai alasan mengapa para B-FAB ini harus bertanding. Konflik yang muncul juga hadir seadanya dan mudah diatasi. Tak perlu pusing-pusing memikirkan jalan cerita yang memang disini mudah ditebak, dangkal, klise, dan akting yang datar. Bahkan adegan romantis disini terasa cheesy dengan dialog-dialog yang corny, membuat saya tak sabar ingin segera melewati langsung ke bagian tariannya. Daya jual dari film ini memang lebih menonjolkan kepada sisi koreografi-koreografi tarian yang ditawarkan dan ditampilkan secara apik. Tak hanya tarian jalanan yang dihadirkan. Penonton juga disuguhi dengan tango, capoeira, parkour, bahkan tarian ala broadway dengan iringan musik I Won't Dance-nya Fred Astaire yang terlihat seperti layaknya film-film musikal. Hambar rasanya tarian tanpa musik. Dentuman Club Can't Handle Me dari Flo Rida feat. David Guetta sampai Take Your Shirt Off-nya T-Pain hadir mengajak penonton agar terbawa suasana.

Movie Trailer..


Step Up 3D - Official Trailer
Uploaded by LadyBlossom. - Watch feature films and entire TV shows.

Bisa dikatakan, Moose mencuri perhatian hampir dari setiap tarian yang ada. Bocah kurus berambut keriting ini memang seorang B-FAB sejati. He's the superstar. Jangan lupakan Daniel 'Cloud' Campos, salah satu dancer dari Madonna yang berperan sebagai Kid Darkness disini dan diberikan porsi yang cukup layak untuk 'bersinar' dengan kemampuannya selama sekitar seperempat awal film. Belum lagi penampilan Vladd dengan tarian robotnya, kekompakan duo The Santiago Twins, bahkan kembalinya para kru MSA seperti Kido, Cable, dan Monster yang membuat pertunjukkan semakin menghibur. Mungkin dari keseluruhan, tarian robot Vladd sewaktu Battle of Red Hook dan tarian di atas genangan air sewaktu Battle of Gwai yang paling memuaskan.


Tak afdol rasanya bila tidak berbicara mengenai 3D-nya. Beruntung Step Up 3D memang di-shot menggunakan kamera khusus selayaknya Avatar (2009) dan Resident Evil: Afterlife kemarin ini, sehingga hasilnya terbilang cukup maksimal dibanding hanya sekedar hasil konversi yang mengecewakan. Gerakan-gerakan tarian yang 'keluar' dari layar cukup menghibur. Namun yang paling berkesan adalah cipratan-cipratan air ke layar yang membuat seolah-olah kacamata penonton basah.

Dari segi cerita maupun dance nya, menurut saya Step Up 3 ini jauh lebih bagus dari Step Up yang pertama maupun yang kedua.. Untuk video gerakan dance-dance nya bisa coba di intip dibawah :p

Robot Rock.. Vladd on Battle of Red Hook


Step Up 3D - Robot Rock
Uploaded by teasertrailer. - Classic TV and last night's shows, online.


Latihan menuju Final Battle..


SEXY DANCE 3 - THE BATTLE 3D : EXTRAIT 2 'Fancy footwork'
Uploaded by baryla. - Classic TV and last night's shows, online.


Battle of Gwai..


SEXY DANCE 3 - THE BATTLE 3D : EXTRAIT 1 'Dancing on water'
Uploaded by baryla. - Check out other Film & TV videos.


Link Download STEP UP 3D The Movie

Cheers,
Hesty

2 comments:

kakak dan abel mengatakan...

Mantap, kita tunggu tayangannya,

Ms. Hesty,, mengatakan...

Sudah tayang kok dari seminggu yg lalu, hihihi, cek aja ke bioskop terdekat :)

Posting Komentar